Membutakan Opini Publik Amerika
Agus Hasan Bashori,Lc.,M.Ag.
Telah menjadi tradisi media militer Amerika, dan sejak Perang Vietnam untuk mengurangi ukuran kerugian aktual. Hal itu untuk pertimbangan yang berkaitan dengan opini publik Amerika, dan menekan tingkat keparahan dampaknya terhadap proses pengambilan keputusan politik dan mekanisme untuk pembiayaan perang yang biasanya dipikul dosanya oleh para wajib pajak AS, di samping dampaknya terhadap moral (mentalitas) prajurit di lapangan.
Di periode 1965 -1968 militer AS mengumumkan kerugian di vietnam beberapa ribu tentara saja, ternyata segera bocor bahwa bilangan real (yang sesungguhnya) , mencapai lebih dari tiga puluh ribu orang dan dengan cepat kerugian itu menggulingkan Presiden Johnson waktu itu.
Di Irak setelah perlawanan Irak meningkat, yang sebelumnya diremehkan, AS mencoba untuk mengurangi ukuran kerugian yang diderita Amerika, agar tidak memberi kesan bahwa musuh “perlawanan” menang.
Terlepas dari upaya luar biasa yang dibuat oleh pemerintah AS untuk menyembunyikan dan memalsukan informasi, yang dianggap sebagai senjata dalam pertempuran, dengan tujuan membutakan opini public Amerika, yaitu melalui dua tingkatan informasi. Yang pertama dapat akses yang berkaitan dengan angka resmi yang diumumkan dan tersedia di situs resmi dari Departemen Pertahanan, dan tingkat kedua data yang disembunyikan, tidak mungkin mengaksesnya kecuali hanya melalui suatu UU khusus tentang akses bebas terhadap informasi FOIA karena berisi kerugian aktual manusia dan material. Mengumumkannya akan menghadapi risiko politik dan kesulitan ekonomi.
Adapun metode kedua yang dipraktekkan oleh pemerintah AS untuk mengendalikan opini publik, yaitu mengendalikan (mengawasi dan mengarahkan) armada media dunia, serta memberi tekanan-tekanan dan ancaman terhadap seluruh media, internal dan eksternal. Akan tetapi masa konflik yang berkepanjangan dan akumulasi peti mati tentara dan penumpukannya, banyaknya angka bunuh diri, dan korban luka-luka, serta melambungnya biaya perang mendorong banyak peneliti dan komisi independen Amerika untuk mencari tahu dan mengungkap kebenaran kerugian, jauh dari kebijakan ambiguitas dan penipuan yang dilakukan oleh Pentagon.
selebihnya anda bisa dapatkan di:
http://elbashayeronline.com/news-116358.html
Comments are closed.
Komentar