عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ قَالَ فَأَيُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Dari abu Bakrah radiyallohu ‘anhu. Bahwa seseorang berkata: Wahai Rasulullah siapakah manusia yang paling  baik? Beliau berkata: yaitu orang yang panjang usianya dan bagus amalnya. Dia berkata: lalu siapakah manusia yang paling buruk? Beliau berkata:  yaitu orang yang panjang usia dan buruk amalnya.” (HR. Turmudzi, Ahmad, Darimi, Thabrani, Hakim dan Baihaqi dalam al-Zuhd. Hasan shahih. Syaikh Alnbani dalam shahih al-Targhib (3363) berkata: Shahih lighairi)

Benar, Muhammad Arkoun panjang usia dan pemikirannya amat buruk. Arkoun pemikir postmodern afirmatif yang taklid kepada dekontruksi Derrida itu mati dalam usia 82 tahun. Bukti keburukannya dikumpulkan dalam buku:

Nahimunkar.com menulis:

Pemikir sesat Mohammed Arkoun kelahiran Al-Jazair dikabarakan mati, Selasa (14/ 9 2010) di Paris Prancis akibat menderita sakit pada umur 82. Tokoh sesat yang mengusung pemikiran nyeleneh (aneh atau ganjil) ini menganggap Islamnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam hanyalah Tajribatul Madinah (Pengalaman Madinah) maka dia gagas agar dipikir ulang menjadi Tajribatul Urubbiyaah (pengalaman Eropa), menurut Ustadz Agus Hasan Bashori yang menulis tanggapan terhadap pendukung Arkoun di Indonesia yakni pentolan JIL Ulil Abshar Abdalla:

“Walhasil, rethinking Islam model Arkoun menganggap, Islam yang dipraktekkan oleh Rasul Allah dan yang dianut oleh ahlu sunnah, hanyalah Tajribatul Madinah (pengalaman Madinah), lalu sebagai gantinya ia memakai al-Qur’an dengan berdasarkan Tajribatul Urubbiyah (pengalaman Eropa), namun sayang seribu kali sayang, bukan meniru sains Eropa, melainkan meniru kesesatannya, seperti memandang al-Qur’an sama dengan Bible, memperlakukan al-Qur’an sama dengan Bible dan memisahkan agama dari kehidupan.

Titik temu antara Hasan Hanafi dan M. Arkoun yang kemudian diikuti oleh Ulil adalah bahwa wahyu kalam Allah berbeda dengan wahyu yang ditulis, dimana yang tertulis hanyalah berbentuk teks, sedangkan konteksnya lepas dari dokumentasi. Karena itu teks al-Qur’an tidak bisa mengikat, tidak bisa memerintah dan melarang, tidak di atas manusia, tetapi harus sejajar tingkatannya dengan akal manusia.”

Demikian tulis Ustadz Agus Hasan Bashori dalam situs Gensyiah yang berjudul Bantahan terhadap Makalah Ulil Abshar (11).

Berkaitan dengan matinya tokoh sesat pengusung hermeneutika yang di Indonesia dikaji di beberapa IAIN ataupun UIN dalam rangka pemurtadan, inilah berita tentang matinya, dan diteruskan dengan bantahan terhadap makalah Ulil yang memuat tentang kesesatan pemikiran Arkoun.

————————–

Inilah berita kematian Arkoun:

Muhammad Arkoun Meninggal Dunia

Thursday, 16 September 2010 12:28

Pemikir Islam kontroversial itu akhirnya menghembuskan nafas terakhir

Hidayatullah.com–Pemikir asal Aljazair, Muhammad Arkoun, Selasa (14/9), meninggal dunia di Paris, Prancis. Ia meninggal karena menderita sakit pada usia 82 tahun. Demikian dilansir Al-Jazeera.net, (15/9).

Arkoun lahir di kota Taurit, bagian timur Aljazairiah, pada tahun 1928. Kemudian ia dan keluarganya pindah ke kota Ain Arbia’ di wilayah Ain Temouchent, dan mengenyam pendidikan dasarnya di sana.

Kemudian ia menyelesaikan pendidikan menengahnya di Oran, dan melanjutkan kuliah di Fakultas Filsafat di Aljazair. Setelah itu ia menyelesaikan studinya di Universitas Sorbonne, Paris.

Ia meraih gelar doktornya di jurusan sastra, dan telah belajar di beberapa perguruan tinggi di Eropa, Amerika dan Maroko. Ia sangat tertarik dengan dunia pemikiran Islam.

Arkoun telah meninggalkan beberapa karya buku kontroversialnya seperti; “Fitur Pemikiran Islam Klasik”; “Studi Pemikiran Islam”; “Islam Dulu dan Akan Datang”; “Kritik Akal Islami”; “Islam Asli dan Praktek”; “Pemikiran Islam”; dan buku “Islam: Etika dan Politik”.  [sdz/jzr/hidayatullah.com]

Sumber: hidayatullah.com

Berikut ini kesesatan Arkoun menurut Ustadz Agus Hasan Bashori yang dituangkan untuk mematahkan Ulil yang memuji Arkoun:

Bantahan Terhadap Makalah Ulil Abshar (11)

MAKALAH ULIL ABSHAR BERJUDUL “MENYEGARKAN KEMBALI PEMAHAMAN ISLAM”

………………………………………………………………………………………………….

Berita selengkapnya baca di

http://www.nahimunkar.com/pemikir-sesat-mohammed-arkoun-mati/#more-3301