Khusus Untuk Pemuda Syiah (bag. 3)
(189 PERTANYAAN YANG DAPAT MENUNTUN MEREKA KEPADA AGAMA NABI SAW DAN AHLUL BAIT)
OLEH
Sulaiman ibn Shalih al-Kharasyi
diterjemah dan disajikan
oleh Abu Hamzah al-Sanuwi
Setelah wafatnya Fatimah Radhiallahu ‘Anha, Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu menikah dengan beberapa wanita, dan mendapatkan karunia beberapa orang anak, di antara anak-anaknya adalah:
Abbas bin Ali bin Abi Thalib,
Abdullah bin Ali bin Abi Thalib,
Ja’far bin Ali bin Abi Thalib dan
Utsman bin Ali bin Abi Thalib.
Ibu mereka adalah: Ummul Banin binti Hizam bin Darim.[1]Juga:
Ubaidillah bin Ali bin Abi Thalib,
Abu Bakar bin Ali bin Abi Thalib.
Ibu mereka berdua adalah: Laila binti Mas’ud Ad Darimiyah.[2]
Juga:
Yahya bin Ali bin Abi Thalib,
Muhammad Al Ashghar bin Ali bin Abi Thalib dan
Aun bin Ali bin Abi Thalib.
Ibu mereka adalah: Asma binti Umais.[3]
Juga:
Ruqayyah binti Ali bin Abi Thalib dan
Umar bin Ali bin Abi Thalib yang meninggal pada usia tiga puluh lima tahun.
Ibu mereka berdua adalah: Ummu Habib binti Rabi’ah.[4]
Dan juga:
Ummul Hasan binti Ali bin Abi Thalib dan
Ramlah Al Kubra binti Ali bin Abi Thalib.
Ibu mereka berdua adalah: Ummu Mas’ud binti Urwah bin Mas’ud Ats Tsaqafi.[5]
Pertanyaan: Apakah seorang ayah mau memberi nama buah hatinya dengan nama musuh-musuh bebuyutannya? Lalu bagaimana jika seorang ayah ini adalah Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu?
Bagaimana mungkin Ali Radhiallahu ‘Anhu memberi nama anak-anaknya dengan nama-nama orang yang kalian anggap bahwa mereka adalah musuh-musuhnya?!
Apakah orang yang berakal mau memberi nama anak-anak kesayangannya dengan nama-nama musuhnya?!
Dan apakah kalian mengetahui bahwa Ali Radhiallahu ‘Anhu adalah orang Quraisy yang pertama kali memberi nama (anak-anaknya) dengan Abu Bakar, Umar dan Utsman?
[1] Kasyful Ghummah fi Ma’rifatil Aimmah, karya Ali Al Arbili (2/ 66).
[2] Kasyful Ghummah fi Ma’rifatil Aimmah, karya Ali Al Arbili (2/ 66).
[3] Idem.
[4] Idem.
[5] Idem.


ternyata yang buat tulisan tersebut tidak tau tentang ahlul bait nabi dan kurang tahu sejarah, adapun nama abu bakar dan umar tak lain adalah nama laqad atau julukan yang di sematkan oleh orang2 kepada anak imam Ali, buku2 sejarah baik dari sunni maupun syiah juga membenarkan hal tersebut. dan jika hal itupun benar maka hal itu bukan berarti imam mengagumi dua raja tersebut melainkan karena nama tersebut adalah nama umum yang ada dalam masyarakat qurays.
Jadi gak ada hubungan nama dengan hal yg disebut diatas.
coba belajar tentang sejarah maka antum akan menjumpai nama abu bakar, umar dan usman pada masa NABI dan setelah nabi sangat banyak belasan bahkan mungkin puluhan.