Posts tagged syi’ah

Di Malaysia Syi’ah Dilarang Beredar, di Indonesia “Diboyong” MUI?

Inilah di antara kasus yang mengecewakan Ummat Islam Indonesia. Di Malaysia baru saja diberitakan, Syi’ah dilarang beredar. Tahu-tahu justru di Indonesia, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat di Jakarta ada seminar bernada “jualan” atau “membela” syi’ah.

Di negeri syi’ah yakni Iran, satu masjid Sunni (ahlus Sunnah) pun tidak ada dan tidak boleh dibangun, padahal 20% penduduknya adalah Sunni (Ahlus Sunnah). Masjid-masjid ahlus sunnah telah dihancurkan, sedang ulama-ulamanya disembelihi. Daftar masjid-masjid dan ulama Sunni di Iran yang dihancurkan dan disembelihi ada di buku yang diterbitkan LPPI Jakarta. (more…)

Ulama Rabithah Ingatkan Bahaya Konspirasi Global Syi’ah Shafawiyah

رابطة علماء المسلمين تحذر من المد الصفوي


Syi’ah Shafawiyah adalah Aliansi strategis pemerintah Iran, pemerintah Suriah, kelompok Hizbullah dan kelompok Syiah Irak yang ingin mengembalikan kejayaan dinasti (Syi’ah) Shafawiyah dan Fathimiyah dalam menguasai kekuasaan di semenanjung Arab dan Afrika. (DR Muhammad Bassam Yusuf penulis buku Menyingkap Konspirasi Besar Zionis-Salibis dan Neo Syiah Shafawis terhadap Ahlussunnah di Semenanjung Arabia)

(more…)

Tokoh Rafidhi Terkena Kutukan

Semua orang yang perhatian dalam masalah ini tahu bahwa telah terjadi mubahalah kubra antara Asadussunnah Syaikh Abu Misyari dengan seorang Rafidhi zindiq Hasan Syahhatah (Mesir) yang telah menghina dan mencaci maki dan melaknat wanita thayyibah yang dipilih oleh Allah untuk menjadi istri laki-laki thayyib, Aisyah as-Shiddiqah istri Nabi kita Muhammad as-Shadiq al-amiin. (more…)

Keadilan untuk Orang Syiah

Abu Hamzah

IMAM MALIK

Al Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar Al Marwazi, katanya : Saya mendengar Abu Abdilloh berkata, bahwa Imam Malik berkata :

الذى يشتم اصحاب النبى صلى الله عليه وسلم ليس لهم اسم او قال نصيب فى الاسلام.

“Orang yang mencela sahabat-sahabat Nabi, maka ia tidak memiliki nama Islam, atau tidak memiliki bagian dalam Islam”.
( Al Khallal / As Sunnah, 2-557 )

(more…)

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 7)

Al Qur’an Al Karim Dalam Persepsi Syi’ah.

Al Qur’anul Karim adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk membebaskan mereka dari kesengsaraan hidup menuju kepada kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan.

(إِنَّ هَـذَا الْقُرْآنَ يِهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا ( الإسراء 9)

“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” Al Isra’ 9.

Syeikh Abdurrahmab As Sa’dy rahimahullah berkata:: “Pada ayat ini, Allah Ta’ala mengabarkan tentang kemuliaan dan keagungan Al Qur’an. Sebagaimana mengabarkan bahwa Al Qur’an memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. Maksudnya lebih adil, dan lebih mulia, baik dalam hal idiologi, amalan atau akhlaq. Sehingga, barang siapa yang menjadikan Al Qur’an sebagai petunjuk, maka ia adalah orang yang paling sempurna, paling lurus dan paling benar dalam segala urusannya.” (1)

(more…)

Go to Top