Inilah di antara kasus yang mengecewakan Ummat Islam Indonesia. Di Malaysia baru saja diberitakan, Syi’ah dilarang beredar. Tahu-tahu justru di Indonesia, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Pusat di Jakarta ada seminar bernada “jualan” atau “membela” syi’ah.

Di negeri syi’ah yakni Iran, satu masjid Sunni (ahlus Sunnah) pun tidak ada dan tidak boleh dibangun, padahal 20% penduduknya adalah Sunni (Ahlus Sunnah). Masjid-masjid ahlus sunnah telah dihancurkan, sedang ulama-ulamanya disembelihi. Daftar masjid-masjid dan ulama Sunni di Iran yang dihancurkan dan disembelihi ada di buku yang diterbitkan LPPI Jakarta.

Jadi Iran lebih kejam terhadap Islam dibanding negeri-negeri kafir. Anehnya, MUI justru seolah tutup mata terhadap kasus besar yang mendera Ummat Islam (Sunni) itu. Padahal pertemuan para ulama dalam Rabithah Ulama Muslimin yang diselenggarakan di Turki pekan lalu memutuskan, jangan sampai Syi’ah Shafawiyah melebarkan sayapnya di Timur Tengah.

Diberitakan, Rabithah Ulama Ingatkan Bahaya Konspirasi Global Syi’ah Shafawiyah

Syi’ah Shafawiyah adalah Aliansi strategis pemerintah Iran, pemerintah Suriah, kelompok Hizbullah dan kelompok Syiah Irak yang ingin mengembalikan kejayaan dinasti (Syi’ah) Shafawiyah dan Fathimiyah dalam menguasai kekuasaan di semenanjung Arab dan Afrika. (DR Muhammad Bassam Yusuf penulis buku Menyingkap Konspirasi Besar Zionis-Salibis dan Neo Syiah Shafawis terhadap Ahlussunnah di Semenanjung Arabia). (lihat nahimunkar.com, March 10, 2011 2:24 am , http://www.nahimunkar.com/rabithah-ulama-ingatkan-bahaya-konspirasi-global-syi%E2%80%99ah-shafawiyah/#more-4347)

Sebagaimana MUI tutup mata pula terhadap kesesatan-kesesatan ESQ training Ary Ginanjar, padahal telah difatwakan sesatnya oleh seorang mufti di Malaysia. Juga di masyarakat, pengkaji masalah sesatnya ESQ pun menemukan berbagai penyimpangan yang prinsipil, namun justru MUI memberinya sertifikat, katanya sesuai syari’ah. Kesesatan ESQ dapat dibaca di antaranya di buku Pangkal Kekeliruan Golongan Sesat, dan buku yang baru terbit berjudul Lingkar Pembodohan dan Penyesatan Ummat Islam, terbitan Putaka Nahi Munkar Surabaya –Jakarta telepon 031 70595271, 5911584 atau 08123125427. 021 8655824, 71490693, 08128800702

Kasus terakhir masalah syi’ah yang “diboyong” (?) MUI diskusinya dengan narasumber orang-orang yang ditengarai berbau syi’ah dan liberal serta digagas oleh alumni hauzah Iran; pantas sekali mendapat tanggapan alias protes dari pengamat syi’ah.

Diskusi yang bertempat di kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jl. Proklamasi Jakarta Pusat, Senin (14/3) itu dinilai kental dengan nuansa membela Syi’ah.

Beritanya dimuat sistus hidayatullah.com dengan judul:

Zein Alkaf: Syi’ah Indonesia Lihai Mengambil Hati

Lihat di http://www.nahimunkar.com/di-malaysia-syi%E2%80%99ah-dilarang-beredar-di-indonesia-%E2%80%9Cdiboyong%E2%80%9D-mui/#more-4403