Syi’ah
Tokoh Rafidhi Terkena Kutukan
Semua orang yang perhatian dalam masalah ini tahu bahwa telah terjadi mubahalah kubra antara Asadussunnah Syaikh Abu Misyari dengan seorang Rafidhi zindiq Hasan Syahhatah (Mesir) yang telah menghina dan mencaci maki dan melaknat wanita thayyibah yang dipilih oleh Allah untuk menjadi istri laki-laki thayyib, Aisyah as-Shiddiqah istri Nabi kita Muhammad as-Shadiq al-amiin. (more…)
Keadilan untuk Orang Syiah
Abu Hamzah
IMAM MALIK
Al Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar Al Marwazi, katanya : Saya mendengar Abu Abdilloh berkata, bahwa Imam Malik berkata :
الذى يشتم اصحاب النبى صلى الله عليه وسلم ليس لهم اسم او قال نصيب فى الاسلام.
“Orang yang mencela sahabat-sahabat Nabi, maka ia tidak memiliki nama Islam, atau tidak memiliki bagian dalam Islam”.
( Al Khallal / As Sunnah, 2-557 )
Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 7)
Al Qur’an Al Karim Dalam Persepsi Syi’ah.
Al Qur’anul Karim adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam untuk membebaskan mereka dari kesengsaraan hidup menuju kepada kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan.
(إِنَّ هَـذَا الْقُرْآنَ يِهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا ( الإسراء 9)
“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” Al Isra’ 9.
Syeikh Abdurrahmab As Sa’dy rahimahullah berkata:: “Pada ayat ini, Allah Ta’ala mengabarkan tentang kemuliaan dan keagungan Al Qur’an. Sebagaimana mengabarkan bahwa Al Qur’an memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. Maksudnya lebih adil, dan lebih mulia, baik dalam hal idiologi, amalan atau akhlaq. Sehingga, barang siapa yang menjadikan Al Qur’an sebagai petunjuk, maka ia adalah orang yang paling sempurna, paling lurus dan paling benar dalam segala urusannya.” (1)
Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 5)
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam persepsi sekte Syi’ah.
Persaksian bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah Rasulullah merupakan bagian dari dua kalimat syahadat :
أشهد أ لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله
Dengan mengikrarkan dua kalimat syahadat ini, seseorang masuk agama Islam. Akan tetapi, sekedar ikrar tanpa disertai oleh iman yang kokoh dan amalan yang benar-benar mencerminkan akan kandungannya, tidaklah berguna.
[إِذَا جَاءكَ الْمُنَافِقُونَ قَالُوا نَشْهَدُ إِنَّكَ لَرَسُولُ اللَّهِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَكَاذِبُونَ[ المنافقون 1
“Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: “Kami bersaksi bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasulullah (utusan Allah)”. Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu adalah Rasul-Nya, dan Allah bersaksi bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.” Al Munafiqun 1. (more…)
Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 4)
Wujud Kongkret Dari Kultus Syi’ah Terhadap Para Imam :
Agar tidak ada keraguan bahwa sekte Syi’ah benar-benar mengkultuskan imam-imam mereka, maka berikut saya mengajak saudara untuk menulusi beberapa perhial berikut:
1- Dalam hal penamaan.
Bila kita membalik-balik lembaran kitab-kitab biografi tokoh-tokoh agama Syi’ah, niscaya kita akan mendapatkan segudang tokoh dengan nama Abdul Husain (Hamba Husain). Berikut contoh nama tokoh mereka dengan nama ini ialah: (more…)
Komentar