Perang Irak Kuburan Bagi Penjajah

Jumlah Kematian Tentara Asing Melebihi Korban Perang Vietnam

(more…)

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 9)

Para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam persepsi para Imam-imam sekte Syi’ah .

Mungkin anda bertanya-tanya karena penasaran, dari manakah asal usul keyakinan agama Syi’ah tentang para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang demikian itu? Mungkinkah idiologi mereka itu benar-benar diajarkan oleh kedua belas imam mereka ?

Agar anda dapat mengetahui sejauh mana keselarasan idiologi agama Syi’ah dengan keimanan kedua belas Imam mereka, maka saya mengajak anda untuk merenungkan beberapa hal berikut:

(more…)

Pasukan Amerika Banyak yang Terbunuh, Luka, Bunuh Diri dan Stress

(more…)

Al-Qur’an adalah Wahyu Verbal, Tekstual, dan Eksplisit

Bantahan terhadap “Pembacaan Baru Atas Al-Qur’an: Go Beyond Text” (Bagian 16)

konstektualSebagai penutup Ulil mengingatkan: “Harap jangan lupa: wahyu verbal dalam al-Qur`an hanyalah separuh wahyu yang harus dilengkapi dengan wahyu non-verbal. Dengan cara itulah kita bisa menghindari sikap bibliolaristik.” (alinea 13)

Sebelumnya Ulil juga mengatakan: “bahwa wahyu tekstual adalah “separoh” saja dari wahyu al-Qur`an yang sesungguhnya (yang lain adalah “wahyu implisit” (dalam bentuk konteks sosial),… (alinea 10)

(more…)

Video Hujatan kepada Aisyah Radhiallahu ‘Anha oleh Orang Syiah

Alhamdulillah kami telah mengirim video ini pada tanggal 2 januari 2011 ke para umara’, insyaallah

UMMUL MUKMININ AISYAH AS-SHIDDIQAH

BINTI AS-SHIDDIQ RADHIALLAHU ‘ANHA


  • Aisyah Radhiallahu ‘Anha adalah ibu kaum mukminin, siapa yang menghina atau mengkafirkannya maka ia bukan orang mukmin. Allah berfirman:

    النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ وَأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ

    “Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka.” (QS. Al-Ahzab.6)

  • Bahkan Aisyah Radhiallahu ‘Anha adalah istri Nabi yang paling beliau cintai, sampai Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda kepada Fatimah putri Nabi sendiri:

    « أَىْ بُنَيَّةُ أَلَسْتِ تُحِبِّينَ مَا أُحِبُّ ». فَقَالَتْ بَلَى. قَالَ « فَأَحِبِّى هَذِهِ ». يُرِيدُ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا.

    Wahai putriku, bukankah kamu mencintaiku? Dia menjawab: ya tentu. Nabi bersabda: maka cintailah wanita ini (maksudnya Aisyah Radhiallahu ‘Anha) (HR. Muslim (2442), Bukhari (2581) (more…)

Go to Top