Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 14)

Status Warisan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Bila anda pernah membaca buku-buku agama Syi’ah, anda pasti pernah mendapatkan bahwa salah satu permasalahan yang menjadi propaganda agama Syi’ah dalam menjajakan pahamnya ialah permasalahan warisan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Agama Syi’ah mengaku bahwa sahabat Abu Bakar Radhiallahu ‘Anhu dan lainnya telah merampas harta warisan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dari ahli warisnya. Sehingga tidak sedikitpun dari harta warisan beliau yang diberikan kepada ahli warisnya, terutama kepada putri beliau Fatimah radhiallahu ‘anha. (more…)

Kisah Insyafnya Seorang Ulama Wahabi

Begitulah judul kisah yang lagi ramai di internet dan juga di bulletin jum’at. Kisah ini disebarluaskan oleh beberapa kyai dan Habib dan diamini oleh banyak santri. Bagaimana kisah tersebut? Berikut alur cerita yang mereka sebarkan :

Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin–ulama Wahabi kontemporer yang sangat populer–mempunyai seorang guru yang sangat alim dan kharismatik di kalangan kaum Wahabi, yaitu Syaikh Abdurrahman bin Nashir al-Sa’di, yang dikenal dengan julukan Syaikh Ibnu Sa’di. Ia memiliki banyak karangan, di antaranya yang paling populer adalah karyanya yang berjudul, Taisir al-Karim al-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan, kitab tafsir setebal 5 jilid, yang mengikuti manhaj pemikiran Wahabi. Meskipun Syaikh Ibnu Sa’di, termasuk ulama Wahabi yang ekstrim, ia juga seorang ulama yang mudah insyaf dan mau mengikuti kebenaran, dari manapun kebenaran itu datangnya.
(more…)

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 13)

Ahlul Bait Dalam Persepsi Sekte Syi’ah.

Sepanjang sejarah, agama Syi’ah senantiasa mengaku-aku sebagai pencinta Ahlul Bait, yaitu keluarga Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Mereka mengesankan kepada setiap orang bahwa mereka adalah para pembela hak-hak ahlul bait. Mungkin selama ini kita mempercayainya, terlebih-lebih masalahini memang menjadi barang dagangan utama agama Syi’ah dalam menyebarkan kesesatan mereka. Akan tetapi, sekarang ini sudah saatnya bagi anda untuk sedikit mengoreksi kebenaran dakwaan tersebut.

Untuk membantu anda menelusuri kebenaran pengakuan mereka, maka berikut saya ajak anda untuk mencermati beberapa riwayat dan ucapan tokoh-tokoh Syi’ah tentang ahlul bait.

(more…)

Dialog Ulama Wahhabi VS Anak Bau Kencur?!! (bag. 2)

Abu Hamzah

(bag. 2)

 

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, Allah memberi kesempatan kepada saya untuk merampungkan bagian kedua ini. Kita lanjutkan dengan bagian Kelima:

Saudara saya yang disebut -atau yang menamakan dirinya- anak bau kencur itu menceritakan bahwa Abu Hamzah megucapkan: “Bid’ah dalam beribadah adalah membuat cara-cara baru dalam ibadah yang belum pernah diajarkan pada masa Rasulullah saw, seperti membaca sholawat yang disusun oleh kalangan ulama shufi, berdoa dengan doa-doa yang tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah saw dan sahabat dan berdzikir secara keras dan bersama-sama sehabis shalat berjamaah.”

Mendengar pernyataan ini, seorang peserta yang masih belum selesai S1 di STAIN Jember bertanya kepada Abu Hamzah, “Kalau bapak mendefinisikan bid’ah seperti itu, kami punya tiga pertanyaan berkaitan dengan konsep bid’ah yang Anda sampaikan.

Pertama, bagaimana dengan redaksi shalawat yang disusun oleh Sayyidina Ali, Ibnu Mas’ud, Imam al-Syafi’i dan lain-lain, yang jelas-jelas tidak ada contohnya dalam hadits Rasulullah saw. Beranikah Anda mengatakan bahwa dengan sholawat yang mereka susun, berarti Sayyidina Ali, Ibnu Mas’ud, Imam al-Syafi’i itu termasuk ahli bid’ah? (more…)

Khusus Untuk Pemuda Syiah (bag. 3)

(189 PERTANYAAN YANG DAPAT MENUNTUN MEREKA KEPADA AGAMA NABI SAW DAN AHLUL BAIT)

OLEH

Sulaiman ibn Shalih al-Kharasyi

diterjemah dan disajikan

oleh Abu Hamzah al-Sanuwi

 

Setelah wafatnya Fatimah Radhiallahu ‘Anha, Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘Anhu menikah dengan beberapa wanita, dan mendapatkan karunia beberapa orang anak, di antara anak-anaknya adalah:

Abbas bin Ali bin Abi Thalib,

Abdullah bin Ali bin Abi Thalib,

Ja’far bin Ali bin Abi Thalib dan

Utsman bin Ali bin Abi Thalib.

Ibu mereka adalah: Ummul Banin binti Hizam bin Darim.[1] (more…)

Go to Top