Buku

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 4)

Wujud Kongkret Dari Kultus Syi’ah Terhadap Para Imam :

Agar tidak ada keraguan bahwa sekte Syi’ah benar-benar mengkultuskan imam-imam mereka, maka berikut saya mengajak saudara untuk menulusi beberapa perhial berikut:

1- Dalam hal penamaan.

Bila kita membalik-balik lembaran kitab-kitab biografi tokoh-tokoh agama Syi’ah, niscaya kita akan mendapatkan segudang tokoh dengan nama Abdul Husain (Hamba Husain). Berikut contoh nama tokoh mereka dengan nama ini ialah: (more…)

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 3)

Menyoal Jati diri Imam-imam Syi’ah.
Mungkin anda bertanya-tanya: Sebenarnya, imam-imam Syi’ah itu manusia atau bukan?
Untuk mengetahui keyakinan sekte Syi’ah tentang imam-imam mereka, maka anda dapat menebaknya melalui dua idiologi Syi’ah berikut:

Idiologi pertama: Imam-imam Syi’ah Diyakini Mengetahui Yang Ghaib.
Agama Syi’ah meyakini bahwa diantara kriteria seseorang imam adalah mengetahui hal yang ghaib. Bahkan sebagian referensi mereka dengan tegas menyatakan bahwa imam mereka mengetahui segala hal yang ghaib. Sebagai salah satu implementasinya, para imam mengetahui kapan dan dimana mereka mati, bahkan mereka tidak mati melainkan bila mereka telah menghendakinya.

Berikut beberapa riwayat yang termaktub dalam kitab Al Kafy karya Al Kulainy. Perlu diketahui bahwa agama Syi’ah  meyakini bahwa kitab Al Kafy adalah kitab yang paling autentik dan riwayatnya paling shahih, atau setara dengan Sahih Imam Bukhary bagi umat Islam selain mereka.

(more…)

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 2)

Idiologi Al Bada’ Ala sekte Syi’ah.

Saya yakin anda beriman dan tidak ragu sedikitpun bahwa ilmu Allah Azza Wa Jalla mencakup segala sesuatu.  Karenanya, saya mengajak saudara untuk mengenal sedikit tentang idiologi Syi’ah tentang masalah ini.

Dengan merujuk berbagai referensi utama agama Syi’ah, kita mendapatkan idiologi mereka nyata-nyata menyelisihi prinsip keimanan anda di atas:

Agama syi’ah memiliki satu doktrin yang menjadikannya menyelisihi seluruh aliran yang ada di tengah-tengah umat Islam sepanjang sejarah. Dotrin tersebut dikenal dengan Al Bada’. (more…)

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 1)

Jeritan Batin Setiap Muslim!

Setiap dari kita pasti mengetahui bahwa agama yang kita cintai ini pernah mengantarkan generasi terdahulu kita kepada kejayaan. Nenek moyang kita telah berhasil menguasai dunia dan menegakkan syari’at Islam yang indah nan adil. Kebatilan dan perbudakan terhadap umat manusia berhasil mereka hapuskan.

Berbagai dinasti diktator nan bengis mereka singkirkan, dan digantikan dengan keadilan Islam dan kelembutan sosok pemimpin muslim yang mengemban misi kerahmatan bagi alam semesta.

Nenek moyang kita telah mengukir sejarah keemasan Islam tersebut dengan tetesan darah dan kucuran keringat mereka. Jiwa dan raga mereka telah menjadi tebusan bagi terwujudnya kejayaan islam tersebut. Mereka melakukan itu semua tanpa pamprih, dan bersih dari berbagai ambisi dunia. Itu semua mereka melakukan, karena ingin menyelamatkan umat manusia dari kehinaan hidup dengan menyembah kepada berhala menuju kepada kehormatan ibadah kepada Allah Ta’ala. Menyelamatkan umat manusia dari kegelapan hidup jahiliyyah yang memuja materi menuju kepada kehidupan yang penuh dengan cahaya iman dan takwa.

(more…)

Awas! Buaya Meneteskan Air Mata (Bag. 6)

(Mungkinkah Sunnah & Syi’ah Duduk Bersandingan?)

Oleh :

Abul Hasan Abdullah bin Ibrahim


Para pengunjung yang kami hormati. Alhamdulillah hari ini, Sabtu 23 Oktober 2010, kita bisa mulai menyuguhkan satu makalah yang ditulis oleh seorang Ustadz yang handal dengan judul “Awas! Buaya Meneteskan Air Mata”. Makalah ini akan kita tayangkan secara berkala sebanyak 23 bagian. Biasanya makalah diawali dari bagian pertama, namun karena ini tidak biasa maka kita mulai dari bagian ke-6, yaitu yang ada kaitannya dengan kampanye pembelaan terhadap Ibunda kaum mukminin Aisyah as-Shiddiqah Radhiyallhu ‘Anha.

Selamat menikmati.

Kedudukan Istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Bila anda adalah seorang muslim yang telah berkeluarga alias menikah, niscaya anda mengetahui dengan sepenuhnya bagaimana peranan dan kedudukan istri bagi seorang suami.

Mungkin anda akan berkata: istriku adalah belahan jiwaku.

Atau mungkin anda berkata: istriku adalah cermin bagi diri dan keperibadianku.

Atau mungkin anda berkata: istriku adalah wanita yang aku percayai untuk menjaga segala rahasia hati dan mendidik keturunanku.

Atau mungkin juga, anda berkata: istriku adalah wanita pujaanku yang akan menyejukkan mata dan jiwaku. (more…)

Go to Top